Postingan

Bulan Ramadhan 1433 H

Assalamualaikum warahmatullohi wabarokatuh Alhamdulillah, sampailah di hari ke 23 Romadhon, tanggal 11 Agustus 2012 ini. Banyak sekali hal-hal baru yang ada di bulan Ramadhan yang aku laluin. Dari tanggal 19 Juli lalu, aku test SPMK di Universitas Brawijaya untuk dapetin kesempatan kedua kuliah di universitas negeri, setelah aku gagal SNMPTN. Lalu aku kerja selama 2 hari sebagai pelayan toko di Gayaku, Probolinggo. Lalu aku diterima di Universitas Brawijaya tanggal 25 Juli. Aku berbuka bersama teman-temanku kelas XI dulu dan semuanya rata-rata sudah diterima di Universitas masing-masing. Cari kos bareng Mbak tesa dan mbak citra, mbak diana, mama, mas wit, mama wit sambil daftar ulang maraton di UB tgl  31.Maraton? iya, pertama tes kesehatan, trus nyerahin berkas yang banyak itu, terus ambil jas dan almamater. Kira-kira 20 menit. Dapet jas almamater dan jaket size M yang masih kegedean meskipun lengannya pas. Menjalani sahur jam 4 dan susah dibangunin *tetep*, ditemani WKS di tran...

Alloh sayang aku :)

Tepatnya tanggal 6 Juli kemarin, aku tau pasti ada rencana lain dari Alloh setelah aku tau, aku gagal SNMPTN. Lihat pengumuman aja, aku dibarengin mama karena gak siap mental. Sempat gak terima juga dan nangis semaleman. tapi aku tau, mungkin bukan jalanku, bukan rejekiku. sempat menyesal, tapi buat apa? SNMPTN itu udah niat dari dulu dan semua jurusan yg aku pilih memang cita2 aku sekarang yg harus aku lakukan adalah dengan belajar lagi, untuk menempuh ujian mandiri. Dan untuk kali ini, aku harus bisa, gak boleh nyerah! harus bisa! :) karena aku tau Alloh sayang sama aku, Dia pasti punya rencana indah buat aku oh iya, Alhamdulillah, hampir semua sahabatku yg aku sayangi, lolos SNMPTN :) Terima kasih ya Rabb Published with Blogger-droid v2.0.4

All about SNMPTN

Yeah, hari ini saat yang telah ditunggu-tunggu. Jadi, selama 1,5 bulan belajar dan les tiap hari setelah UN, sekarang waktunya buat tes SNMPTN. Belajar buat mandiri juga gara-gara 2 hari tinggal di kota orang. Aku tes di malang, dan hampir semua sahabat aku tes di malang kaya sherleyta, tesa, gendhis, kecuali citra yang tes di jember. aku dianter mama dan mas dhanar dari hari senin kemarin. tinggalnya di guest house lovender, jalan lamongan, deketnya jalan ijen. nyewa 1 kamar, ada 2 kasur. aku tidur bareng mama, sedangkan sherlyta tidur sendiri. mas dhanar pergi ke temennya. Tadi adalah hari pertama, tesnya TPA dan kemampuan dasar. Alhamdulillah semua dilancari sama Alloh SWT. Banyak soal yang lumayan gampang. Nah, yang aku kudu semangat adalah besok, hari kedua. Ada MIPA yang udah siap menanti di depan mata. oh iya, kemarin gendhis juga sempat mampir ke lovender. dia sempet ga nemuin tempat ini. terpencil euy. sepi disekitarnya. tapi ga nyeremin nih guest housenya. bagus :-) aku t...

Foto Naughty kiss! : my favorite korean drama

Gambar
3 kali nonton tapi belum bosan juga. Ceritanya menarik dan lucu. aku suka banget sama Oh Ha Ni, Baek seun jo ini dia beberapa foto yang aku search dari naughty kiss official di facebook HAPPY WATCHING :) :)

Kamu dan Hujan (3)

  Sudaah.. lupakan segala ceriitaa antara kita, ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin kau terluka.. karena cintaa Aku sangat menikmati lagu ini. Tapi, aku juga penasaran siapa yang mengirim request ke radio buat aku. Ibu? Mana mungkin? Ibu tidak pernah mendengarkan radio. Apakah mungkin Miko? Ah mana mungkin, kita baru saja kenal. Dia pasti sibuk bercanda dengan Dika. Aku sms ke semua teman yang mungkin melakukan ini, tapi mereka semua sedang sibuk dan tidak mendengarkan radio sekarang. Hmm.. entahlah, yang jelas aku menikmati lagu ini. Ibu mengetuk pintu kamarku “Masuk bu” “Shaqeela, nanti malam Bu Azizah mau ke rumah lho, sama anak-anaknya. Anaknya yang pertama baru datang dari Jerman. Hmm, siapa tau bisa jodoh sama kamu” “Ah ibu, bisa aja. Nggak mungkin lah bu” Aku kaget. Jerman? Jangan jangan.. ah mikir apa sih aku ini? Tidak mungkin sekebetulan ini. Bukan. Pasti bukan. “Shaqeela, kok ngelamun?” “Nggak kok bu, aku cuma kaget aja, Bu Aziz...

Kamu dan Hujan (2)

“Permisi, mbak tau nggak alamat ini?”, dia menyodorkan kertas “Ooh, lurus aja kesana, rumah pagar hijau itu rumahnya” Ternyata rumah yang dituju itu rumah tetanggaku “Hmm, bisa dianterin nggak?” “Boleh” Aku turun dari sepeda, aku menuntun sepedaku dan menemani dia jalan. “Kalo boleh tau, nama mbak siapa?” “Shaqeela, kamu?” “Miko” Dia bernama Miko, wajahnya manis, sepertinya dia baik. Sepanjang jalan yang basah karena tersiram air hujan, aku dan Miko berjalan sambil ngobrol akrab. Ternyata, dia cepat akrab dengan orang lain. Meskipun aku baru kenal dia, tapi aku merasa nyaman dengannya. Dia pergi ke rumah tetanggaku karena ternyata anak tetanggaku yang bernama Dika adalah sahabatnya di SMP. Mereka lama tidak bertemu karena hilang kontak pada saat sudah menginjak masa kuliah. Miko kuliah di Jerman dan baru lulus 2 bulan yang lalu. Sekarang dia kembali ke Indonesia, dan akan bertemu dengan Dika yang selama ini kuliah di Unpad Bandung. “Ooh, jadi...

Kamu dan hujan (1)

Tiba tiba mendung datang. Aku terkurung di kamar sendiri sekarang. Jendela di kamar mengirimkan butir-butir air masuk ke kamarku. Sejuk. Aku memandang keluar jendela. Terlihat pohon-pohon yang sengaja ditanam ibu basah oleh air hujan. Burung-burung pergi mencari perlindungan.Entah berapa lama lagi aku akan terdiam disini. Menunggu hujan reda. Oh iya, aku ingat sesuatu. Pelangi, dimana dia? Sudah lama aku tidak melihatnya. Aku sangat bahagia ketika melihat pelangi. Tujuh warna yang berbeda bersatu dan semuanya terlihat serasi. Itulah mengapa ketika aku ditanya guru TK dulu, “apa warna kesukaanmu?”,   aku menjawab “warna pelangi”. Bahkan, ketika TK aku sudah bisa menghafal warna pelangi: merah,jingga,kuning,hijau,biru,nila,ungu. Hujan semakin deras. Air kiriman tuhan ini telah membantu ibuku. Ya, ibu tidak perlu repot-repot lagi menyiram semua tanamannya, setidaknya untuk hari ini. Ibuku memang sangat menyukai tanaman. Baik itu bunga, buah, tanaman hias bahkan tanaman toga. S...